Spamer : antara tidak beretika dan misi bunuh diri

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat paytren di manapun Anda berada. Seiring dengan perkembangan teknik marketing dan juga ditunjang dengan berkembangnya fasilitas yang ada mulai dari internet yang semakin cepat, gajet yang semakin meningkat, kemudian beragam teknik marketing yang telah diterapkan maka teknik spam sekarang sudah mulai tidak efektif lagi untuk digunakan.

Dan jika Anda mau berpikir ternyata teknik spam itu justru akan membuat diri Anda lelah dan tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Teknik spam juga akan menghancurkan image anda sebagai pemasar yang baik dan bijaksana. Justru dengan anda melakukan spam orang-orang mulai akan jenuh dengan Anda. orang-orang mulai tidak suka dengan apa yang Anda lakukan. Dan tentunya hal ini membuat anda kurang disenangi oleh calon pembeli anda dan hal ini adalah kesalahan yang dapat mematikan target pasar kita.

Coba anda bayangkan saja, ada sebuah percakapan yang membahas suatu topik tertentu. di situ terdapat diskusi yang menarik, Kemudian Anda tiba-tiba muncul dan mempromosikan produk paytren. hal ini akan membuat paytren itu sendiri di Padang negatif oleh orang lain. hal ini karena kesalahan dari Para pemasar nya yang kurang menerapkan etika atau kurang sopan dalam memasarkan produknya padahal paytren adalah produk yang sangat luar biasa.

Paytren produk yang luar biasa tapi jika pemasarnya melakukan kesalahan dalam memasarkan akan menimbulkan image negatif. Bukan anda sendiri yang akan terkena imbasnya. Selain mematikan target pasar kita Teknik spam ini juga bisa membuat akun sosial media Anda, yang telah anda buat dengan branding yang baik, yang telah anda desain dan telah memiliki target pasar yang baik akan terblokir secara permanen. baik Instagram Google plus, Facebook maupun Twitter Anda dan tentunya jika ini terjadi Anda harus mengulanginya mulai dari nol lagi.Anda harus mulai membuat branding page lagi, tentu saja hal ini sangat melelahkan bagi anda.

Seiring dengan perkembangan teknik marketing, sekarang orang-orang berpromosi akan tetapi seperti tidak berpromosi. mereka menggunakan teknik soft selling atau bahkan mereka sudah mencapai teknik Inbound marketing di mana orang-orang secara tidak sadar diarahkan untuk membeli produk kita akan tetapi secara halus.

sehingga mereka tidak merasa terganggu bahkan mereka senang dengan apa yang kita lakukan karena kita memberikan informasi yang bermanfaat kepada mereka sebelum mereka akhirnya memutuskan untuk membeli produk yang kita tak kita tawarkan.

Jadi Jika boleh saya sarankan jangan menggunakan teknik spamming karena tidak baik untuk anda dan juga tidak baik untuk perkembangan bisnis anda.

================================
Ikuti Sekolah Bisnis ABDi Gratis Klik Disini
http://bit.ly/S2BisnisABDI
http://bit.ly/S2BisnisABDI
http://bit.ly/S2BisnisABDI

Pengin jadi Reseller Produk Muslim Klik
http://bit.ly/bisnisevermos
http://bit.ly/bisnisevermos
http://bit.ly/bisnisevermos

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Spamer : antara tidak beretika dan misi bunuh diri"

Posting Komentar